ASSA Rent - Perusahaan Rental & Sewa Mobil Terbesar di Indonesia

Berita & Promo

Perhatikan Usia Efektif Kendaraan Operasional, Agar Pengeluaran Perusahaan Tidak Semakin Membengkak

Perhatikan Usia Efektif Kendaraan Operasional,  Agar Pengeluaran Perusahaan Tidak Semakin Membengkak

Tahun 2020 akan segera usai dan tahun 2021 akan segera dimulai. Tentu banyak resolusi yang sudah dipersiapkan, baik untuk diri sendiri maupun untuk bisnis serta untuk usaha yang Anda jalankan. Tahun 2021 harus benar-benar dipersiapkan dengan baik, begitupun dengan resolusi bagi perusahaan. Selain harus semakin keras berusaha, dan bekerja di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, efisiensi juga sangat perlu dilakukan mengingat kondisi ekonomi yang masih tidak menentu.

Banyak hal yang dapat dilakukan terkait dengan efisiensi biaya operasional perusahaan, mengingat sebagian perusahaan saat ini juga menerapkan kebijakan bekerja di rumah atau Work From Home (WFH). Salah satu efisiensi pengeluaran operasional tersebut adalah kendaraan operasional, selain penggunaan dan perawatan, usia kendaraan juga perlu diperhatikan. Seperti yang diungkapkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan bahwa kebijakan pembatasan usia kendaraan yang diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 117 Tahun 2018 dan PM 19 Tahun 2019 mengenai pembatasan usia kendaraan.

Beberapa saat lalu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi mengatakan bahwa selama ini banyak masyarakat yang salah memahami kebijakan ini. Padahal sudah jelas pembatasan usia kendaraan hanya untuk angkutan umum, tidak melibatkan kendaraan pribadi. Meskipun demikian penggunaan mobil pribadi yang aktivitasnya cukup padat juga perlu diperhatikan usia produktif kendaraan tersebut.

Seperti diketahui, kebijakan pembatasan usia kendaraan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri (PM) No 117/ 2018 tentang penyelenggaraan angkutan orang tidak dalam trayek, lalu PM 15/2019 tentang penyelenggaraan angkutan orang dalam trayek, dan PM 19/2019 tentang standar pelayanan minimal angkutan orang tidak dalam trayek. "Dalam peraturan menteri ini sedang dilakukan harmonisasi dengan Kemenkumham," lanjut Dirjen Hubdat Kementerian Perhubungan tersebut. Berikut hal-hal yang perlu dipertimbangkan terkait efisiensi yang dapat dilakukan:

  1. Perhatikan Usia Efektif Kendaraan

    Sebetulnya usia efektif setiap kendaraan juga bergantung pada aktivitas penggunaan kendaraan tersebut, bagaimana penggunaan kesehariannya, diperuntukkan sebagai kendaraan siapa dan bagaimana perawatan kendaraan tersebut. Secara umum, kendaraan operasional perusahaan idealnya digunakan paling tidak selama 3 tahun. Namun dapat dimaksimalkan penggunaannya selama 5 tahun. Jika dalam kesehariannya kendaraan tersebut digunakan untuk aktivitas yang tidak berat. Seperti menempuh perjalanan lebih dari 100 Km atau membawa beban lebih dari 1000 Kg, dan menempuh medan jalanan kota, bukan daerah perbukitan atau rute yang tidak rata.(Baca Juga : Mobil Kantor, Jauh Lebih Untung Sewa Mobil daripada Beli)

  2. Perhatikan Perawatan dari Kendaraan

    Kemudian hal yang tidak kalah penting adalah perawatan kendaraan operasional seperti servis rutin, ganti oli, dan sebagainya. Dikarenakan usia efektif dari kendaraan juga bergantung dari jenis kendaraan tersebut, ini erat kaitannya dengan suspensi, kapasitas mesin (cc) dan tipe kendaraan itu sendiri.  Biasanya hal semacam ini yang sering luput atau dianggap sebagai hal yang bukan prioritas oleh sebagian orang. Namun harus diingat bahwa kerusakan atau perawatan yang ditunda, justru dapat menimbulkan akumulasi kerusakan yang jauh lebih besar memakan biaya nantinya.

  3. Efektivitas dari Kendaraan

    Hal ini juga perlu menjadi bahan pertimbangan karena penggunaan mobil yang tidak setiap hari juga dapat menjadi pertimbangan utama karena jika mobil hanya digunakan di saat–saat tertentu, mobil hanya akan menyita lahan parkir dan penggunaannya kurang maksimal. Padahal biaya yang dikeluarkan untuk membeli mobil tersebut mencapai ratusan juta. Bukankah lebih baik dana sebesar itu digunakan untuk pengembangan perusahaan yang lain daripada hanya sekedar membeli mobil?

Sebetulnya ada solusi yang cukup efektif di tengah kondisi pandemicovid semacam ini. Rental mobil atau sewa mobil untuk operasional perusahaan menjadi salah satu solusi paling efektif dan dapat menekan biaya operasional perusahaan dengan lebih efektif. Mengingat kebijakan WFH yang juga diterapkan perusahaan, serta aktivitas kendaraan yang juga berkurang sangat besar, menjadikan rental mobil atau sewa mobil untuk keperluan perusahaan menjadi sangat efektif.
Selain tidak perlu memikirkan biaya perawatan dan pemeliharaan kendaraan, kondisi kendaraan serta jenis kendaraan yang diinginkan pun sudah pasti dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Apalagi dengan menyewa mobil, perusahaan Anda akan selalu mendapatkan mobil baru dengan kondisi prima serta biaya operasional yang lebih terjangkau.

Oleh karena itu untuk kebutuhan sewa mobil operasional perusahaan atau sewa mobil operasional kantor, ASSA Rent selalu siap memberikan pelayanan terbaiknya kepada setiap pelanggan, karena saat ini ASSA Rent menyediakan berbagai pilihan kendaraan, dengan pilihan durasi sewa mobil yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, untuk informasi lebih lanjut, hubungi solution center ASSA Rent di nomor 1500-369, atau isi form kebutuhan sewa dalam website ini (klik tombol sewa sekarang atau  https://www.assarent.co.id/rent), dan marketing ASSA Rent akan menghubungi anda kembali